: di sepenggal waktu, puncak juli 2014

terjadilah sebuah peristiwa sederhana

dalam senyap dan gulita yang saling berpagutan

diantara jarak tempuh dan langkah impian

dalam batin pemikiran akan dirinya

 

dirinya yang selalu memangku rindu untukku

dirinya yang senantiasa mengenggam risalahku

dalam impian dan pemikirannya yang semerbak, aku

membawanya datang dalam wujud sapaan yang dipanjatkan

 

sejenak senyap, sekian lama

lalu pecahlah kaget itu di rahim batinnya

ketika dia tahu bahwa calon mertuanya (baca: ibuku) yang angkat telfon  😀

 

[colek terdakwa]  😀

Iklan