Hidup ini saya lalui dengan banyak hal yang luar biasa, mulai dari peristiwa-peristiwa yang sederhana hingga yang dahsyat rasanya. Sejak pertama kali saya melihat dunia hingga saat ini juga, sejak masih semerbak air mata hingga bermekaranlah tawa-tawa. Semuanya merupakan serangkaian dari seremonial kehidupan yang saya alami. Terlalu sulit rasanya jika saya sampaikan dengan telanjang bahasa, apalagi kata yang sebatang kara.

Kehidupanย saya, adalah sebagian dari berjuta yang tersisih dari segala pernak-pernik dunia. Namun betapa Agungnya Tuhan (baca: Allah) yang telah memiliki segalanya, kebesarannya memang tiada tara dan tiada terkira. Hahaha, semua pada tau kan? ๐Ÿ˜€

Maaf yaa, mungkin tulisan ini hanya begini saja. Terkesan tidak ada nilai positifnya karena saya memang bingung mau nulis apa. Rasa-rasanya sudah beberapa hari ini fakum nih blog karena ada beberapa kesibukan yang cukup menyita waktu. Memang sih bukan orang sibuk, tapi disibukkan. ๐Ÿ™‚

Meski saya bingung mau nulis apa, saya masih tetap bersyukur, paling tidak karena saya tahu kalau ini namanya ‘bingung‘. Kalau tidak, kan saya harus cari tahu apa namanya!!? ๐Ÿ˜€

Sejujurnya ada beberapa hal yang membingungkan bagi saya saat ini. Diantarana, saya yang secara usia memang belum terlalu dewasa mungkin, baru tanggal 4 Agustus kemarin saya genap 23 tahun. Tapi memang tidak bisa dipungkiri, bahwa saya sangat ingin menikah. Masalah calon insya’Allah sudah ada yang cocok, kami sudah saling merasa nyaman.ย *Namun ada suatu hal…ย  Ah, ndak usah bilang ah, ntar ketahuan kalo aku tidak setegar yang mereka maksud. ๐Ÿ˜€ hehee

Menikah itu sebenarnya hal yang tidak sulit, apalagi kalau mau dikata ribet, tidak sama sekali. Yah, demikianlah islam memberikan solusi, namun kenapa ya kehidupan sosial sekarang itu menjadi produk yangย terlalu amatiran? *Ah, ngawur yak? Habis gak tau yang mau mengungkapkannya. Bingung sih.. ๐Ÿ˜€

Satu agenda besar saya saat ini, lulus dan melalui sidang besok dengan sosok dosen penguji yang menuh misteri dalam batin saya. Berharap, meskipun saya tidak berdaya menghadapi mereka, Allah tetap memberikan kemenangan bagi saya. Sebab saya terlahir memang untuk menjadi pemenang diantara mereka yang mungkin belum beruntung. Ah, jege lagi brooย ๐Ÿ˜€

Ah sudahlah, saya tidak ingin boros dalam menyapa teman-teman, biar besok ada bekal untuk bersua kembali disini. Untuk yang berkenan, saya mohon doanya untuk mimpi-mimpi saya yang belum ketahuan nasibnya. Saya juga akan senantiasa menyertakan teman-teman dalam lampiran doa saya padaNya. Salam! ๐Ÿ™‚

Iklan