Setiap dari kita sudah pasti tau apa itu toleransi dan bagaimana cara menyikapinya untuk sebuah perbedaan dengan yang lain. Sebuah toleransi dibangun dengan prinsip yang jelas dan harus menguntungkan kedua belah pihak (yang berbeda pandangan) atau lebih. Bila ada pihak yang dirugikan, itu bukan toleransi. Tapi intimidasi. Sekarang kita harus cerdas dan cekatan membedakannya. Terlebih bagi kita yang muslim, menjelang ramadhan banyak isu jangan begini dan jangan begitu demi menghargai yg lain, tp ternyata? *mari kita jawab sendiri dengan sangat bijaksana. 

Toleransi tidak boleh terpengaruh dengan kepentingan pribadi, sebab toleransi adalah nilai luhur yang perlu dijunjung tinggi. Semoga kita tetap semangat, tetap menghargai dan menghormati perbedaan tanpa melupakan prinsip toleransi yang sesungguhnya.

Dalam islam sudah jelas haluannya, ‘Lakum diinukum waliyadiin‘ sebagaimana yang telah difirmankan Allah subhanahu wata’ala. Jadi seudah jelas disini, untuk masalah di luar persoalan agama, silahkan kita sebebas-bebasnya mengekspresikan rasa toleransi kita. Tapi untuk urusan agama, ini sudah paten dan tidak bisa dibuat lebih kreatif lagi.

Kemudian bagaimana dengan kabar himbawan untuk tidak menyetel kaset, dan tetap menjual makanan di bulan ramadhan? Mari kita renungkan dengan sangat bijaksana!

Iklan