Lebaran Idul Fitri 1436 H, tidak hanya kaum muslimin yang merayakan hari kemenangan dan bersilaturrahim ke rumah-rumah family dan kerabat, tapi Gunung Raung turut serta memeriahkannya dengan mengutus debu-debu ke rumah-rumah, bersilaturrahim dan menyapa kami. Alhamdulillah, kami sekeluarga sehat wal’afiat wahai para tamu, para debu yang diutus oleh Allah melalui Gunung Raung di Banyuwangi. Kami menyambutmu dengan suka cita, kami faham bahwa engkau telah menyampaikan pesan cinta dan kasih sayang. Dan kami sadar betapa Maha Besar Allah yang telah menciptakan mata ini, hingga Allah menunjukkan kebesaranNya dengan begitu romantisnya. Allah telah berikan kecupan di setiap mata para hamba. Alhamdulillah, bersyukur bagi setiap yang mengaduh dengan menyebut nama Allah, semoga Allah semakin romantis menghaturkan berkahnya. 🙂

Sudah beberapa hari ini, Jember dihujani debu. Teman-teman sudah pada tahu kan kalau Gunung Raung memuntahkan berkahnya? Ya, berkah bagi mereka yang menjual kacamata dan masker. Mereka telah ditaqdirkan menuai rejeki melalui usaha dagangannya. Mereka banyak dicari, mereka banyak dikerumuni. Sebagaimana di sepanjang pinggiran jalan Diponegoro Kecamatan Kencong Kabupaten Jember. Dekat rumah, maksud saya dekat rumah istri saya. 🙂

Demikian juga dengan benda penutup hidung tersebut. Yupz, benar sekali. Nampaknya masker juga sangat dicari akhir-akhir ini, terbukti dari hampir setiap pengendara motor di sepanjang jalan mengenakannya. Baik yang menyertir dan yang mbonceng, yang tua dan yang muda, yang laki dan yang perempuan, hingga para abang becak sekalipun.

Gambar bukan yang sebenarnya dan diambil dari SINI

Meski hari ini tidak separah kemarin, orang-orang masih saja memburu pengaman indera penglihatan ini, pasalnya mereka mungkin banyak yang hendak bepergian ke suatu tempat yang lumayan jauh, bisa ke rumah family atau ke tempat-tempat wisata. Sebab bila debu-debu yang berterbangan itu sampai memasuki mata, mata akan menjadi panas dan lama-lama serasa seperti bengkak, padahal bila bercermin tidak demikian adanya.

Semoga setiap peristiwa yang menyapa kita, demikian pula Gunung Raung yang beberapa hari ini telah deman. Menjadikan kita tersadarkan, betapa kehidupan ini telah renta dan menjadikan setiap pribadi khususnya saya, semakin semangat berbuat kebaikan menebar makna dan nilai-nilai kebajikan di setiap derap langkah, tarikan dan uluran nafas ini. Semoga kita termasuk orang-orang yang berkenan untuk berpikir kemudian bersyukur, dan diselamatkan dari segala kefasikan. Hingga tertaqdirlah kita sebagai seorang hamba yang siap menghadapi setiap kemungkinan yang ada di dunia dan akhirat kelak.

Iklan